November 30, 2021

Simpul Sedekah

Jembatan Menuju Barokah

Adakah yang Lebih Kejam dari pada Waktu?

Ketahuilah kekuatan akan pudar, kecantikan akan lentur, jabatan akan tergantikan, kehidupan akan sirna, manusia akan bertambah, setiap yang muda pasti akan tua. Setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan ada awal pasti ada akhir dan setiap yang bernyawa pasti akan mati

Semua ada batasan waktu, deadline tertentu. Sungguh ia begitu kejam sebagaimana ungkapan waktu adalah pedang. Namun demikian, adakah hal yang lebih kejam daripada waktu?

Tentunya pasti ada. Ia adalah nafsu, ego, hasrat dan apapun itu yang berhubungan dengannya. Ia perangkap paling nyata, musuh paling kejam. Ia mampu memporak-porandakan kehidupan manusia. Nafsu bukan benda mati yang bisa dilihat oleh kasat mata, ia hidup dalam jiwa, tumbuh berkembang dan memberikan dampak nyata bagi siapa saja. Kehadirannya tidak dapat diusir dengan kelembutan atau dikasari.

Menurut penelusuran nafsu dibagi menjadi 3 kategori yang tidak asing bagi kita yakni nafsu Muthmainnah, nafsu lawwamah dan ammarah bis su'u. Dari ketiganya dapat dispesifikan lebih lanjut bahwa ada dua kategori yakni nafsu yang bersifat positif dan nafsu bersifat negatif.

Kedua nafsu itu, kitalah manusia yang bisa mengendalikannya. Ingin dikemanakan, positif kah atau negatif kah, yang jelas keduanya itu akan menyumbang dampak yang besar bagi kehidupan setiap umat manusia tidak hanya di dunia maupun juga di akhirat kelak.

Tidak ada yang abadi di dunia ini, dari itu pupuklah nafsu positif agar memberikan kontribusi yang baik untuk diri kita di akhirat kelak.

Ingat. Di akhirat kelak kita akan bertemu dengan apa yang kita lakukan semasa di dunia. Semua akan dimintai pertanggung jawaban.

Dan jika anda ingin berbagi, siap menjadi donatur, insyaallah simpul sedekah amanah dalam menjalankan tugasnya. perlu diketahui sekecil biji sawi pun donasinya, insyaallah akan di balas oleh Allah. 😊